Satu lagi pendatang baru di musik arus pinggir Indonesia, perkenalkan band yang memainkan musik indie rock asal Bukittinggi/Depok, Vvachrri yang merupakan alias dari nama si empunya band Adtria Fachri. Vvachrri baru saja merilis sebuah lagu paling baru dari katalognya, berjudul “Steve the Dragon Slayer”, yang rencananya akan dimasukkan ke dalam debut EP Vvachrri dengan nama Kitten Empire. Sebelum merilis lagu ini, Vvachrri juga baru saja merilis sebuah EP terdahulu yang dirilis di bawah label Sailboat Records (saat ini sudah berhenti beroperasi) berjudul Likuita, Embodies & Poet, Her Adeline // Virginia yang bisa kalian download secara gratis melalui halaman Bandcamp Vvachrri sendiri.

Berbicara mengenai lagu “Steve the Dragon Slayer”, apa yang pertama kali melintas dalam pikiran kalian ketika mendengar istilah the Dragon Slayer? Seorang ksatria berbaju zirah dengan pedang yang bersembunyi di balik punggungnya ala Skyrim? Atau satu alternatif baru yang ditawarkan oleh Vvachrri? Daripada kita berasumsi sejauh itu, perlu kita pahami bahwa melalui rilisan pers yang diterima oleh Backstage Whisp, lagu ini secara garis besar berpusat kepada premis “Seorang anak yang berjuang untuk mempertahankan dirinya dari mimpi buruk berselubungkan bullying, perjuangan anak itu mendapatkan dukungan yang penuh dari ibunya.”. Hanya sepintas saja, kita akan langsung menangkap bahwa Vvachrri menawarkan gagasan yang menarik melalui lagu yang dia tulis. Jesse Lacey (Brand New) menjadi mahsyur karena keberaniannya dalam me-lagu-kan pengalaman yang dia miliki, tak ada alasan bagi Vvachrri untuk tidak menjadi dikenal oleh karena hal itu, apalagi untuk sebuah band yang baru, ia masih memiliki banyak waktu untuk mengeksplorasi sisi penulisan dan penempatan lirik miliknya.

“Steve the Dragon Slayer” ditulis dengan baik. Vvachrri seperti tenggelam kembali kepada kenangan yang membekas di masa kecilnya itu, membawakannya tanpa penyesalan sama sekali, seperti baru saja melepas satu beban yang mengganjal selama ini. Satu pesan yang manis ia sematkan di sini, ketika bagian musik mulai beralih dari sisi agresif menjadi naratif (yang mana merupakan bagian paling rewarding) ketika ia mengatakan, “After the school’s done, the boy went back home with smiling lips full of blood and exam paper with “A” written on it.”. Lirik itu menjadi penting dalam menandai eksistensi yang terjadi saat itu, ketika seorang yang dikerdilkan oleh orang lain akhirnya berhasil mencapai momen pelampiasan dengan cara membanggakan. Jika kalian sudah terhanyut dalam penceritaan yang digagas oleh Vvachrri, bukan tak mungkin kalian akan merasakan haru biru yang sama.

Kalian bisa mengunduh (or for the SEO sake, just download) lagu dari Vvachrri yang berjudul “Steve the Dragon Slayer” secara gratis melalui halaman Bandcamp Vvachrri. Dengarkan lagu itu melalui player di bawah ini dan kabarkan pada teman-teman kalian.

Baca juga topik menarik lainnya mengenai Lagu Rock dan Lagu Indonesia dari Backstage Whisp.

Share
Tweet
+1