Review: Holy Pinto - Congratulations
6.4Score

Saya pikir kita perlu memusatkan perhatian kita terhadap duo indie rock asal Inggris yang satu ini. Bukan karena apa-apa, talenta mereka dalam menghasilkan sebuah album yang lantang perlu diapresiasi. Band ini memulai perjalanannya sejak 2013 lalu dan sebelumnya telah merilis tiga buah EP, yang semuanya bisa didownload gratis melalui halaman Bandcamp mereka.

Holy Pinto terdiri dari dua musisi berbakat, Aymen Saleh (vokal, gitar) dan Ryan Hurley (drum). Kerap kali diperbandingkan dengan The Front Bottoms, Holy Pinto membawa perpaduan dari musik punk, indie, dan juga emo. Yang dahsyat dari mereka adalah duo ini tahu potensi masing-masing personel dan kolaborasi mereka sangat menjanjikan. Jika kita ibaratkan dalam olahraga tinju, Aymen Saleh dan Ryan Hurley ini ibarat one-two punch, sangat efektif sekali.

Congratulations
Tracklist:
1. Matches
2. Hospital Room
3. Elliot
4. Mexico
5. Floripa
6. Tooth
7. Phantom Limp
8. Fairylights
9. Graduation
10. Congratulations
11. Flowers

Album debut mereka dirilis oleh Soft Speak Records pada 8 April 2016 lalu, cukup lama memang, tapi rasanya tetap menarik untuk membahas musik mereka. Yang menarik dari Holy Pinto adalah suara vokal Aymen Saleh yang terdengar sangat clean sejak lagu pertama dimainkan. Dengan petikan gitar yang mempunyai tone clean, kita seperti dengan mudah menebak bahwa mereka akan memainkan sebuah musik yang kalem sepanjang album. Nyatanya tidak demikian, walau hanya berdua, mereka sangat percaya diri dengan mengambil sikap lantang dalam menyalurkan energi mereka.

Perbandingan dengan The Front Bottoms yang sebelumnya mereka terima juga terdengar semakin kentara di album ini. Permainan drum Ryan Hurley, terukur dan juga bertenaga, memberikan nyawa bagi album ini. Kita akan sering mendengar Ryan Hurley berpindah dari satu fill-in ke fill-in yang lainnya, seperti di lagu “Elliot” contohnya. Permainan Ryan sangat groovy di sini, walaupun harus diakui pada beberapa bagian seperti terdengar sedikit gemetar.

Fokus dari album ini seperti bertumpu kepada tone vokal milik Aymen Saleh. Suara Aymen yang jelas dan sangat clean membuat beberapa nada vokal yang sebenarnya biasa saja menjadi terdengar lebih nyaman. Walau demikian, bisa diperdebatkan bahwa suara Aymen Saleh kurang menunjukkan emosi sehingga terkesan sedikit datar. Tapi saya pikir hal tersebut juga tidak terlalu kentara dampaknya karena dapat dikatakan suara Aymen tetap mempunyai daya tariknya sendiri walaupun kurang emosi.

Aymen Saleh selain bernyanyi juga memainkan gitar di album Congratulations ini. Gitar yang Aymen Saleh mainkan mempunyai tone clean dan terkadang dimainkan secara acak-acakan. Aymen mengambil pendekatan untuk mengisi gitar di album ini se-natural mungkin, sehingga langsung dapat dibayangkan bahwa memang akan seperti inilah bagian gitar milik Holy Pinto ketika dimainkan secara langsung. Beberapa isian gitar sendiri juga layak mendapat perhatian, dimana Aymen tak merasa canggung untuk memasukkan beberapa teknik palm mute maupun lick yang cerdas.

Kebanyakan lirik yang mereka tulis cukup kelam dan berpusat kepada tema pembersihan diri. Seperti di lagu “Fairylights” yang mempunyai vibe dari Weezer, terdapat sebuah lirik yang mempunyai tujuan untuk memberikan kelegaan bagi mereka sendiri. Lagu ini juga menunjukkan bahwa kita perlu kepastian walaupun kepastian tersebut kurang mengenakan, “Give me courage, I’ll reward you / we never caught that yellow moon” maupun di lagu “Graduation” yang mempunyai pesan katarsis, khususnya di bagian “I’m glad it’s all over now”. Uniknya, urutan judul album mereka seperti membisikan sebuah pesan tertentu, terutama pada 3 track terakhir, “Graduation”, “Congratulations”, dan “Flowers”. Seakan ketiga track tersebut menggambarkan runtutan kejadian, dari kelulusan, ucapan selamat, dan pemberian bunga yang biasanya juga diartikan sebagai kado.

Sejak track pertama dimainkan, Holy Pinto seperti hendak membangun sesuatu di Congratulations. Flow yang mereka bangun terasa halus, dari pembukaan yang terkesan seperti salam pembuka kemudian ditutup dengan penutup yang cukup massive. Sehingga saat kita meresapi itu dengan dalam, hal itu terasa sangat manis dan memuaskan.

Lagu terkuat di album ini boleh dibilang adalah lagu “Tooth”. Lagu ini dibuka dengan riff yang catchy dengan sedikit sentuhan matematik. Lagu ini dibangun untuk mencapai klimaksnya di bagian chorus, yang mempunyai melodi catchy dibalut dengan kocokan gitar ala pop. Lagu lainnya “Graduation” juga tak boleh didiamkan, lagu ini adalah lagu yang sangat chill dan menjadi soundtrack yang tepat ketika kita sedang membutuhkan suasana tenang. Melodi di lagu ini mudah diikuti, ditambah dengan suara Aymen yang memang membuat lagu ini terdengar 2x lebih catchy dan juga isian drum milik Ryan Hurley yang walaupun terdengar samar di background justru terasa sangat berarti.

Album ini memberikan pengalaman yang menyenangkan ketika kalian dengarkan. Walau begitu, ketika kita sampai pada penghujung album, kita akan menyadari bahwa album ini bukanlah album yang akan selalu menjadi pilihan pertama ketika kita ingin mendengarkan musik secara acak. Beberapa lagu cukup stand out, tapi tak sedikit pula yang hanya berfungsi sebagai filler saja tanpa memberi impresi apa-apa kepada kita.

Congratulations adalah sebuah debut yang solid dari Holy Pinto. DInamika Aymen dan Ryan jelas akan lebih berkembang di masa mendatang, tapi dari album ini saja kita dapat menangkap potensi yang luar biasa ketika mereka berdua bersanding dan memainkan musik secara bersamaan. Congratulations bukan hanya perayaan bagi Holy Pinto tapi juga menandakan bahwa hal yang lebih besar akan menghampiri mereka suatu saat nanti.

Ps. kalian akan menemukan sebuah track rahasia di akhir lagu “Flowers”.

Go listen: “Graduation”, “Tooth”, “Elliot”

About The Author

Martin K.Y

I'd love to talk mostly about music and pro wrestling, sometimes about anime and basketball, come talk.

Share
Tweet
+1