Musik Korea tak hanya melulu soal K-Pop, banyak lagu Korea dengan beragam pengaruh yang patut untuk kita ketahui.

Jika kita berbicara mengenai lagu-lagu yang diproduksi dari negara Korea Selatan, dengan mudah dan cepat biasanya kita akan menyebut satu hal: Korean Pop atau biasa disingkat dengan akronim K-Pop saja. Lagu pop Korea memang sangat populer, tak hanya di negeri mereka sendiri namun juga menyebar sampai ke seluruh penjuru dunia. Persebaran budaya Korea ini dimulai pada periode 1990an, dimana saat itu budaya Korea yang diwakili oleh dua hal, drama Korea dan K-Pop mulai menancapkan dominasi mereka di budaya populer dunia. Persebaran budaya yang masif itu menjangkau hampir seluruh dunia, demam Korea tak hanya bisa dirasakan di belahan dunia barat saja, di Indonesia-pun fenomena seperti ini menjangkiti kaum muda, bahkan banyak dari mereka yang bersedia untuk menjadi martir untuk melawan segala macam kritik yang ditujukan terhadap Korean Wave (k-pop and k-drama fans, we’re talking to you).

Berbicara mengenai musik, sangat sedikit yang bisa kita gali dari Korea Selatan kecuali k-pop. Jika kita melihat portal-portal media Indonesia yang memberi ruang untuk pembahasan mengenai musik Korea, kita tak akan mendapat banyak pilihan jenis musik, kecuali jika kalian sudah cukup puas dengan pembahasan mengenai SNSD (Girl Generation), CNBLUE, Exo atau yang belakangan ini desas-desusnya sangat kencang perihal kedatangan mereka ke Indonesia, Day6. Sehingga wajar jika stigma pun diberikan kepada lagu-lagu yang dirilis dari negeri Gingseng tersebut. Bahkan salah satu pihak yang menjadi koresponden Backstage Whisp di Korea Selatan mengaku bahwa mencari musik arus pinggir dengan basis indie rock, punk, emo di Korea Selatan tidak semudah dibandingkan negara tetangga mereka Jepang.

Padahal setelah tim redaksi Backstage Whisp mendengarkan beberapa lagu yang ditulis oleh band Korea Selatan arus pinggir, banyak juga lagu yang enak untuk didengarkan dan layak disebut sebagai lagu terbaik yang pernah ditulis dari negeri Korea. Sehingga tim redaksi mengambil asumsi bahwa kalian pecinta lagu-lagu Korea karena lagu itu sedih atau romantis pun seharusnya tidak memiliki kesusahan untuk menikmati lagu-lagu yang ditulis oleh band arus pinggir Korea ini. Beberapa dari kumpulan lagu ini ada yang memang termasuk lagu baru, namun sebagai sarana edukasi, kami juga akan menampilkan lagu-lagu yang dirilis sedikit lebih lama. Oleh karena itu, tanpa basa-basi lagi, inilah 10 Lagu Korea Yang Sebaiknya Kamu Tahu yang menurut tim redaksi terbaik. Selamat menikmati.

 

1. Hollow Jan – “Day 2: The Day Before” (diambil dari Day Off, 2014)

Hollow Jan

Kami rasa Hollow Jan adalah band Korea pertama yang harus kamu tahu eksistensinya. Secara singkat, mereka memainkan musik yang terkontaminasi shoegaze, post rock, dan juga post hardcore. Musik mereka sarat dengan muatan emosi yang ditonjolkan melalui peletakan atmosfer yang tebal. Cara memainkan nada pun sedikit unik, mereka banyak mengangkat nada-nada tradisional Korea dengan cara modern. Selebihnya, meski mereka banyak menyanyikan bagian vokal dengan teriakan, mereka sama sekali tidak kehilangan esensi melodi yang menjadi dasar utama dari penciptaan musik yang mereka usung. Satu hal lagi, mereka adalah band yang sudah sangat fasih dalam membangun sebuah momentum untuk mendapatkan klimaks di akhir lagu. Dengarkan “Day 2: The Day Before” di bawah ini.

 

2. Saram12Saram – “Raindrop, Cloud, Typhoon and The Sun” (diambil dari Raindrop, Cloud, Typhoon and the Sun, 2013)

Saram12Saram

Korea Selatan menyimpan beberapa harta karun dream pop, nama lain yang perlu disebut adalah YUKARI dan satunya lagi adalah Saram12Saram. Yang menarik dari musik Saram12Saram, tak lain dan tak bukan adalah tendensi mereka dalam melakukan repetisi namun mereka memberikan kompensasi dengan pemberian tema yang kental dalam komposisi musik mereka. Selain itu, Saram12Saram juga patut diapresiasi karena mereka mampu membangun melodi yang melankolis seperti ini, namun dibangun untuk mencapai fase pengharapan yang biasanya terletak di akhir lagu mereka. Konsistensi mereka dalam mempertahankan tema yang terkandung dalam karya-karya mereka patut untuk diapresiasi lebih lanjut dan dibicarakan secara luas. Dengarkan lagu “Raindrop, Cloud, Typhoon and The Sun” di bawah ini.

 

3. Vidulgi OoyoO – “Love? Green? Rollin'” (diambil dari Love, Green, Rollin’, 2015)

Vidulgi OoyoO

Jika Jepang memiliki Spool, Korea Selatan memiliki Vidulgi OoyoO sebagai band shoegaze kelas berat. Musik yang dimainkan oleh Vidulgi OoyoO didominasi oleh riff gitar dengan tone yang sangat mengawang, khas shoegaze sekali. Tak hanya mengandalkan awang-awang, Vidulgi OoyoO juga menyisipkan beberapa pengaruh dari musik blues yang dapat kalian temukan di departemen gitar, menghasilkan harmoni yang terdengar merdu walaupun jika ditelaah lebih jauh sebenarnya lebih rumit dari yang kita kira. Bayangkan saja ketika kalian sedang duduk bersandar di kursi depan dan kemudian ada angin semilir yang membelai rambut kalian, seperti itulah musik yang dimainkan oleh Vidulgi OoyoO dan salah satu lagu terbaru mereka yang berjudul “Love? Green? Rollin'” ini bisa dikatakan sebagai salah satu karya terbaik dalam diskografi musik mereka.

 

4. Startline – “Today” (diambil dari Across The Night, 2015)

Startline

Sekilas, penampilan dari bassist mereka, Won Zena akan menipumu. Jangan kira mereka akan memainkan musik K-Pop dengan kadar sakarin yang berlebihan, musik yang mereka mainkan secara garis besar berangkat dari akar indie punk. Daya tarik utama band ini (selain memang marketable) adalah perpaduan harmoni yang sudah mengakar dari Jung Ho Jun sebagai vokalis utama dan Won Zena. Chemistry yang mereka demonstrasikan memberikan warna terhadap musik dari Startline yang sarat tenaga masa muda dan mentah (dalam artian baik). Yang patut disimak, jika kita melihat perjalanan musik mereka dari zaman Light My Fire sampai lagu ini, kita bisa melihat bahwa mereka seperti tak lelah untuk terus mengekspansi musik yang mereka mainkan.

 

5. J Rabbit – “Happy Things” (diambil dari Looking Around, 2012)

J Rabbit

Nama ini memang jauh lebih dikenal ketimbang nama yang lain di sini, meski begitu kami mereasa bahwa kami tetap perlu untuk memasukkan band ini ke dalam daftar ini. J Rabbit, kami rasa telah berhasil menemukan rahasia tentang bagaimana menulis sebuah lagu yang benar-benar memberimu mood bahagia, mulai dari cara penyampaian vokalis Jung Hye-sun yang soulful sampai permainan Jung Da-woon yang playful. Ketika kalian menyaksikan mereka bermain, kalian akan tahu bahwa mereka benar-benar menikmati bermain musik bersama dan hal itu tak jarang akan membuat kalian terbawa suasana. Kalian menyukai film-film dari Studio Ghibli? Atau kalian menyukai chamber pop? Kalian akan jatuh cinta dengan lagu ini. Dengarkan di bawah ini.

 

6. Colours – “Green (feat. Sean O’Gorman)” (diambil dari Diamond Dust, 2015)

Colours

Jika kalian mendengarkan diskografi dari Colours, kalian akan menemukan bahwa terdapat dua versi dari lagu berjudul “Colours” ini. Yang pertama menampilkan Xiao Zhong sebagai vokalis dengan teriakan-teriakannya dan yang kedua menampilkan Sean O’Gorman yang membawakan narasi cantik dengan gaya spoken words. Untuk kalian yang menyukai musik bercampur dengan spoken words semacam ini, band asal Daegu ini layak untuk kamu dengarkan. Musik yang mereka mainkan berbasiskan math rock dengan gaya yang lebih agresif, tidak seperti Jepang yang lebih teknikal, mereka bermain dengan lebih ekspresif dan intens. Dengarkan lagu “Green” di bawah ini.

 

7. The Barberettes – “Little Gals” (diambil dari The Barberettes Volume.1, 2014)

The Barberettes

Tak banyak band Korea Selatan yang mampu menangkap apa yang terjadi di periode 60an seperti The Barberettes. Jika kamu mendengarkan musik yang mereka mainkan, kamu akan mendapati sound retro yang cukup kental di lagu-lagu mereka. Mereka banyak mengambil pengaruh dari doo woop 60an dengan kemahiran dalam memainkan melodi dan harmonisasi yang ditelurkan melalui musik yang ringan. Meski ringan, jangan sangka kamu akan mendapatkan komposisi yang biasa-biasa saja, The Barberettes banyak mengambil pengaruh dari musik jazz dan kabaret juga dalam penulisan lagu-lagu mereka. Jika ada alasan lain bagi kalian untuk mendengarkan band ini, gitaris dari Megadeth, Marty Friedman pun pernah memberikan trio yang satu ini apresiasi. So go on, listen to them. Dengarkan lagu berjudul “Little Gals” di bawah ini.

 

8. Jambinai – “They Keep Silence” (diambil dari A Hermitage, 2016)

Jambinai

Jawaban terbaik dari Korea Selatan untuk musik post rock, perkenalkan Jambinai. Meski mereka memainkan akar post rock yang didasarkan pada referensi luar, Jambinai sama sekali tidak meninggalkan budaya setempat yang menjadi identitas mereka. Musik yang mereka mainkan memang berisik, penuh dengan noise tebal, namun kalian juga bisa menemukan banyak pengaruh dari musik tradisional Korea di sini. Banyak sekali musik atau bebunyian yang tak akan kalian sangka untuk ditemukan di lagu-lagu mereka. Ketika kalian sudah mulai terbiasa untuk menerka musik Jambinai, mereka akan kembali membuatmu terkejut ketika mereka mulai memainkan gaya jazz bebas dengan beberapa pengaruh post-metal dan tentu saja folk Korea Selatan yang menjadi nyawa dari band ini. Sebuah band yang sangat kaya secara musikalitas dan referensi. Dengarkan lagu “They Keep Silence” di bawah ini.

 

9. Linus’ Blanket – “Cheongchun” (2012)

Linus' Blanket

Nama lain yang cukup menarik dari musik arus pinggir Korea Selatan. Lagu-lagu dari Linus’ Blanket ini termasuk enak didengar ketika kalian memutuskan untuk beristirahat dari keramaian. Mereka banyak mengkombinasikan pengaruh dari musik jazz dan bossa nova ke dalam lagu pop yang mereka tulis, jarang sekali bukan lagu Korea yang seeksploratif ini. Yang membuat mereka menarik adalah gaya bermain mereka yang benar-benar diverse, kalian ingat dengan pembahasan kami mengenai ragtime? Yap, kalian juga bisa menemukan gaya bermain ragtime di lagu-lagu milik Linus’ Blanket. Singkatnya, Linus’ Blanket ini seperti yang disebut kebanyakan oleh orang-orang di luar sana, sebuah band pop namun memiliki cita rasa jazz yang sangat kental. Dengarkan lagu yang dalam bahasa Inggris diartikan sebagai “Youth” di bawah ini.

 

10. Say Sue Me – “Summer Night” (diambil dari Say Sue Me, 2017)

Say Sue Me

Meski banyak orang yang menyebut musik yang mereka mainkan sebagai sebuah musik indie rock, Say Sue Me justru banyak memperlihatkan sisi surf rock dalam musik yang mereka bawakan. Mulai dari cara pembawaan vokal yang terlihat seperti mengikuti jalannya musik, sampai dengan pemilihan melodi yang cocok untuk segala mood. Say Sue Me yang berasal dari Busan memberikan warna baru dalam skena musik arus pinggir Korea Selatan yang selama ini didominasi oleh band-band asal ibu kota Seoul. Keragaman dan keberanian dalam membawakan gaya bermain yang sedikit berbeda itulah yang membuat band ini layak untuk dibicarakan dan ditempatkan dalam daftar kumpulan lagu Korea ini. Bonusnya, lagu-lagu mereka enak untuk didengar dalam kondisi apapun. Dengarkan lagunya di bawah ini.

Itu tadi merupakan kumpulan lagu Korea terbaik, mungkin lagu-lagu di atas tidak sepenuhnya bernuansa paling sedih ataupun mengambil tema romantis dalam penulisan lirik mereka, namun lagu-lagu di atas cocok untuk dijadikan tambahan referensi bagi kalian yang menyukai budaya Korea Selatan khususnya lagu Korea dan ingin memperluas pengetahuan kalian mengenai budaya populer di sana. Jika ada dari kalian yang mengetahui lagu Korea terbaru yang menurut kalian terbaik tapi tidak ada di daftar ini, jangan sungkan untuk memberitahukan kepada kami melalui kolom komentar di bawah ini.

Baca juga topik menarik lainnya mengenai Lagu Korea dari Backstage Whisp.

 

About The Author

Redaksi

Backstage Whisp (http://backstagewhisp.com/) adalah media online musik alternatif berbahasa Indonesia.
Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami di [email protected]

Share
Tweet
+1