Lagu Katy Perry selalu berhasil mengundang kontroversi, sejak debutnya melalui One of The Boys.

Nama Katy Perry mulai dikenal ketika lagu kontroversialnya yang berjudul “I Kissed a Girl” meledak. Saat itu, di tahun 2008, gerakan queer memang masih belum seumum sekarang ini. Sehingga bagi Amerika Serikat yang banyak penduduknya merupakan orang-orang konservatif, lagu tersebut merupakan bentuk ancaman terhadap kehidupan bermoral mereka. Nyatanya kontroversi yang melingkupi lagu “I Kissed a Girl” (dan juga “Ur So Gay”) ini justru menjadi pintu masuk yang kemudian melambungkan nama Katy Perry ke dalam jajaran penyanyi top industri musik populer dunia.

Katy Perry bukanlah penyanyi yang memiliki jari emas dalam menuangkan buah pikirnya ke dalam lirik lagu. Jika kita melihat materi yang dia bawa melalui album One of The Boys, mungkin banyak dari kita yang akan sedikit menggelengkan kepala melihat tema yang dimunculkan oleh Katy. Namun, justru di situlah kekhasan dari Katy Perry. Jangan harap kalian akan menemukan sebuah mahakarya musik pop seperti lagu-lagu dari Michael Jackson, Katy Perry adalah musisi yang menulis banyak lagu cringeworthy dan dia sangat bagus dalam melakukannya sehingga bolehlah ita memaafkan hal itu.

Melanjutkan artikel mengenai lagu milik Paramore dan lagu milik Blink-182 beberapa waktu lalu yang ditulis sebagai bagian dari penyambutan album baru mereka, tim redaksi Backstage Whisp tertarik untuk mendengarkan diskografi dari Katy Perry sebelum album terbarunya dengan judul Witness dirilis untuk melihat seperti apa karya dari penyanyi yang mengawali karirnya sebagai penyanyi religi ini. Sebagai informasi, kami hanya akan mempertimbangkan tiga album yang ia rilis di bawah nama Katy Perry saja, sehingga album pertamanya yang dirilis di bawah nama Katy Hudson tidak akan kami masukan di daftar kumpulan lagu ini. Tanpa basa-basi lebih lanjut, inilah 10 Lagu Katy Perry Yang Sering Dilupakan, selamat menikmati.

 

 

1. One of The Boys (diambil dari One of The Boys, 2008)

Jika kita bandingkan materi awal dari lagu-lagu milik Katy Perry, kita akan menemukan perbedaan yang cukup menonjol tentang cara Katy menjelaskan lagu-lagunya. Katy Perry tahun 2008 adalah seorang penulis lagu yang banyak menyinggung mengenai permasalahan klasik remaja. Musik Katy Perry pada masa itupun bisa dikatakan masih sangat raw, termasuk pemilihan sound yang tak perlu banyak polesan. “One of The Boys” berbicara mengenai krisis identitas yang dihadapi oleh Katy Perry ketika dirinya menyadari bahwa dia sudah jatuh cinta kepada teman-temannya sendiri.

 

2. Hummingbird Heartbeat (diambil dari Teenage Dream, 2010)

Jika ada satu lagu yang kurang ajar kece namun tidak pernah mendapat tempat dan pengakuan yang sepantasnya dari Katy Perry inilah lagu tersebut. “Hummingbird Heartbeat” berisikan nada-nada yang simpel dan menggemaskan, dengan susunan ala pop 101, namun berisikan bagian-bagian yang menggambarkan Katy Perry seperti sedang berkelakar. Satu kekuatan lagu ini adalah nadanya yang earworm, sangat mudah untuk kamu resapi. Lagu “Hummingbird Heartbeat” sendiri menggambarkan perasaan yang dicapai Katy Perry ketika dirinya sedang jatuh cinta dan bagaimana dirinya bisa berbunga-bunga ketika bertemu dengan orang yang dia sukai.

 

3. Hot N Cold (diambil dari One of The Boys, 2008)

Tunggu, apakah lagu ini memang sering dilupakan? Pada masanya, jelas lagu ini adalah lagu yang sangat populer dari Katy Perry. Namun, tujuh tahun sudah berlalu dari masa itu dan saat ini ketika berbicara mengenai lagu-lagu Katy Perry, orang lebih suka untuk membicarakan “Roar” atau yang lebih lama sedikit, “The One That Got Away”. Lagu “Hot N Cold” adalah lagu yang luar biasa catchy dengan hook yang sangat membius. Cerita dari lagu ini berpusat kepada kritikan terhadap orang yang suka plin plan dengan perkataannya sendiri. Katy Perry memang menulis dalam korider percintaan, tapi hal ini bisa juga diaplikasikan kepada hal-hal lainnya bukan.

 

4. If You Can Afford Me (diambil dari One of The Boys, 2008)

Satu lagi lagu yang diambil dari album pertamanya dengan moniker Katy Perry (sebelumnya dia memakai nama Katy Hudson). “If You Can Afford Me” adalah lagu pop rock dari awal sampai akhir, dengan mengambil formula yang juga dipakai oleh nama-nama pada masa itu seperti Demi Lovato. Sebuah lagu yang bisa menjadi guilty pleasuremu. Nada-nada yang catchy dengan susunan yang ringan, jika kalian tidak mempermasalahkan konten dari lagu-lagu miliknya, lagu ini bolehlah menjadi selingan daftar main kalian.

 

5. Not Like The Movies (diambil dari Teenage Dream, 2010)

Teenage Dream benar-benar sebuah album yang blockbuster, salah satu alasannya adalah album tersebut memiliki beberapa hook pop yang nagih. Namun, lagu ini berdiri sedikit berbeda ketimbang lagu lainnya di album Teenage Dream, sebuah lagu ballad yang malahan menyentuh karena konten liriknya yang dalam. Jika “Teenage Dream” berbisikan harapan superfisial mengenai kehidupan yang sebenarnya tak mungkin, melalui lagu “Not Like The Movies”, Katy Perry kembali kepada kesadarannya mengenai kehidupan yang ternyata dalam beberapa aspek tidak bisa seindah yang ada di film-film.

 

6. Walking On Air (diambil dari Prism, 2013)

Memang kita tak bisa mengelak bahwa album Prism dibangun di atas produksi musik yang benar-benar berkualitas dan ditangani oleh orang-orang terbaik di industri musik pop arus utama. Akses terhadap produksi musik modern itu memberi pilihan bagi Katy Perry untuk memperluas jangkauan musiknya. Lagu “Walking On Air” merupakan sebuah lagu upbeat, sebuah lagu yang memberi ruang bagi Katy Perry untuk mengeluarkan sisi house music dari dirinya yang belum pernah ia tampilkan di dua album pertamanya.

 

7. Self Inflicted (diambil dari One of The Boys, 2008)

Awkwardly catchy, dengan pemilihan nada yang sedikit di luar dugaan, serta derungan gitar distorsi, Katy Perry di periode 2008 merupakan musisi yang memaksa banyak penikmat musik akut menjadikannya sebagai guilty pleasure. Lagu ini tak berbeda jauh dengan lagu lainnya yang berada di album One of The Boys, produksinya dibiarkan sedikit kasar dengan fokus yang berpusat kepada lagi-lagi hubungan tidak sehat. Baiklah, sampai saat ini kita sepakat bahwa Katy Perry di tahun 2008 memang menulis hal-hal yang dangkal, tapi di balik itu, lagu ini tetaplah sebuah lagu pop rock yang lumayan.

 

8. Pearl (diambil dari Teenage Dream, 2010)

Setelah lepas dari mimpi buruk dalam penulisan lirik yang ia tulis di album sebelumnya, Katy Perry mulai memperhatikan tema yang lebih penting dalam hal dirinya menulis lirik. Lagu “Pearl” berbicara mengenai pentingnya seorang wanita untuk tetap menjadi dirinya sendiri selama dia memiliki hubungan dengan orang lain. Lagu “Pearl” sendiri merupakan sebuah lagu power ballad yang dibangun untuk memperlihatkan kemampuan Katy Perry dalam menyanyikan chorus raksasa.

 

9. Spiritual (diambil dari Prism, 2013)

Lagu ini ditulis bersama dengan John Mayer dan dapat dikatakan John Mayer telah membangkitkan sensualitas Katy Perry dengan sangat baik di lagu ini. Ketika kalian mendengarkan lagu “Spiritual” kalian akan menemukan sedikit pengaruh musik yang juga dibawakan oleh musisi elektronik Moby. Lagu ini menenangkan, mungkin jika dibandingkan dengan seluruh materi yang ada di album Prism, lagu ini adalah lagu yang setingkat lebih baik dalam hal proses penulisan lagunya. Terdengar memiliki konsep yang sangat matang.

 

10. Thinking of You (diambil dari One of The Boys, 2008)

Oke sampai kita kepada lagu Katy Perry terbaik yang sering dilupakan. Kami memilih lagu ini untuk menutup daftar kumpulan lagu ini karena satu alasan: emosi. Di lagu inilah seorang Katy Perry benar-benar bisa mengeluarkan emosinya. Selain itu, Katy Perry juga seperti menulis lagu ini dalam keadaan yang kacau balau dan hasilnya adalah sebuah lagu yang menggugah dan menyentuh pendengarnya. “Thinking of You” berbicara banyak mengenai cerita Katy Perry tentang cinta abadinya.

 

 

Demikianlah 10 lagu Katy Perry Terbaik yang sering dilupakan namun tetap untuk didengarkan versi Backstage Whisp. Adakah lagu favorit kalian yang tidak masuk dalam daftar ini? Jangan lupa untuk beritahu kami melalui kolom komentar di bawah ini ya.

Ikuti Backstage Whisp di Facebook untuk ulasan dan berita musik terbaru

About The Author

Redaksi

Backstage Whisp (http://backstagewhisp.com/) adalah media online musik alternatif berbahasa Indonesia.
Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami di [email protected]

Share
Tweet
+1