Jika kita boleh memilih salah satu penulis lagu paling berbakat saat ini, bolehlah kita menyertakan nama Andrew McMahon di dalamnya. Andrew McMahon terbukti mempunyai sentuhan midas yang membuat apa yang dilakukannya menjadi emas. Bersama Something Corporate, Jack’s Mannequin, dan sekarang Andrew McMahon In The Wilderness, dia tidak pernah mengecewakan fans setianya. Penulis lagu ini mempunyai kisah inspirasional saat dirinya didiagnosis menderita leukemia yang mengharuskan dia untuk beristirahat sejenak. Kali ini penulis yang menghasilkan lagu-lagu fenomenal macam “Dark Blue” dan “La La Lie” ini tengah memasuki fase baru dalam hidupnya dengan menjadi seorang ayah dari putrinya yang bernama Cecilia. Jurnalis Alternative Press, Annie Zaleski berkesempatan untuk melakukan sebuah interview dengan Andrew McMahon tentang menjadi seorang ayah dan project barunya.

Annie Zaleski: “Apakah penyesuaian terbesarmu sejak menjadi seorang ayah?”
Andrew McMahon: “Pertanyaan yang menarik. Kami menginginkannya dan harus bekerja cukup keras untuk itu, karena tentu saja dengan berbagai hal yang telah kualami, kami harus melakukan IVF (In Vitro Fertilization). Dengan kata lain, penyesuaian terbesar adalah sebelum dia (Cecilia) di sini, mempersiapkan materi dan menyeimbangkan waktu di rumah dan konsultasi dengan dokter sementara aku juga tetap menuls album dan merekamnya. Tapi setelah dia (Cecilia) di sini, ternyata duniaku menjadi lebih damai.

Annie Zaleski: “Mungkin kamu adalah satu-satunya ayah yang mengatakan hal demikian.”
Andrew McMahon: “Haha, itu adalah sebuah peruahan yang direncanakan bagiku. Itu memakan banyak fokus dari diriku, karena pada dasarnya aku tidak punya banyak waktu senggang.

Annie Zaleski: “Apakah itu sebuah tantangan tidak membuat sebuah album tentang menjadi ayah dan Cecilia?”
Andrew McMahon: “Itu tidak sesulit yang kukira. Ada beberapa fase penulisan materi album. Fase pertama adalah “hiding out in Topanga”. Aku menyewa sebuah pondok di Topanga Canyon, dan aku duduk di depan keyboard. Aku fokus membawa piano kembali di materi ini. Sendirian dan tidak dipaksa untuk merekam materi sesegara mungkin. Aku bisa menulis sebuah lagu yang buruk jika aku ingin melakukannya, atau menulis sebuah lagu yang mungkin tidak akan dimasukkan dalam album, menjadi sendiri membuatku mendapatkan lagu yang aku inginkan di album baru.
Di fase tersebut, ada banyak lagu yang ditulis, tapi lagu pertama yang selesai adalah “Rainy Girl”. Itu adalah momen ketika aku merasa, “Okay, seperti inilah yang kuinginkan.”. Ini adalah sebuah lagu tentang betapa senangnya untuk segera bertemu Cecilia. Lagu berikutnya adalah “See Her On The Weekend”, yang tidak bercerita tentang Cecilia – lagu ini bercerita tentang berada di sebuah kabin di Topanga saat istriku berada di rumah di Orange County, hamil dan aku menghabiskan 4 atau 5 hari menulis ini kemudian pulang. Itulah inti dari lagu ini.
Akhirnya, album ini lebih mengacu kepada sebuah refleksi, album ini adalah kombinasi momen saat ini dan beberapa momen di rilisan pertama Jack’s Mannequin, tentang kembali ke Southern California dan memulai hidup baru.

Annie Zaleski: “Mereka yang mengikuti karyamu akan mengenali sebuah hal yang familiar melalui Andrew McMahon In The Wilderness. Tapi ada sebuah suasana berbeda – emosi di rekaman tidak terasa langsung. Kamu merasakannya, tapi tidak kuat.”
Andrew McMahon: “Saat aku merilis People & Things (Jack’s Mannequin). Aku telah merasa cukup untuk berada di Los Angeles dan siap untuk kembali di kota dimana aku tumbuh, dimana keluargaku tingal, dimana istriku tinggal. Itu merupakan momen yang menyenangkan, dimana aku bisa fokus pada hal-hal yang penting dan mencoba untuk keluar dari fase yang kurang menyenangkan setelah sakit. Saat aku sampai ke titik dimana aku mulai menulis lagu baru, ada banyak hal yang terasa seperti.. itu seperti menata kembali apa yang telah kutinggalkan di rekaman pertama Jack’s Mannequin. Bukan seperti, jika saja aku tidak pernah sakit, tapi seperti apa yang mungkin terjadi selanjutnya jika aku tidak kembali ke kampung halaman dan pergi ke LA lalu berakhir di situasi aneh yang tidak pernah kuantisipasi.

Annie Zaleski: “Itu seperti  buku Choose Your Own Adventure
Andrew McMahon: “(tertawa) Itu aneh, aku pernah berbicara tentang itu di atas panggung sesekali, berbicara tentang “High Dive” Aku melihat lagu itu dan aku rasa “High Dive” seperti sebuah buku Choose Your Own Adventure. Itu aneh, aku rasa materi ini banyak mengeksplorasi tema tersebut. Bagaimana jika terjadi sebaliknya?”

Annie Zaleski: “Salah satu co-writer di album ini adalah Kevin Griffin dari Better Than Ezra, yang menurutku adalah seorang penulis lagu yang sangat underrated.”
Andrew McMahon: “Itu lucu, karena Kevin memberi Something Corporate perubahan besar. Orang-orang dari Better Than Ezra membawa kami ke tur pertama kami, bersamaan di saat kami bergabung dengan Drive-Thru. Di venue yang sama dimana kami memainkan demo pertama kami, Ready.. Break – tempat itu bernama the Observatory sekarang, tapi saat itu tempat itu bernama the Galazy. Kapanpun saat mereka membutuhkan band lokal untuk membuka, mereka selalu mengajak kami karena kami menjual banyak tiket. Kami memainkan sebuah gig bersama Better Than Ezra dan kemudian menjadi teman.
Kevin dan aku selalu berbicara mengenai menulis lagu bersama (tertawa) and akhirnya ada di album ini. Aku berbicara dengannya sesekali, karena dia menulis bersama dengan beberapa teman baikku, dia menulis bersama Matt Nathanson, seorang teman baik yang barus saja selesai tur musim panas ini. Aku berkata, “Okay, mari lakukan ini.”. Dia, aku dan Sam Hollander menulis lagu andalan dari album ini, “Canyon Moon”.”

Anne Zaleski: “EPmu dirilis dengan nama aslimu sendiri. Lalu kenapa merilis album ini dengan nama projectmu? Apakah yang melandasi hal tersebut?”
Andrew McMahon: “Ini adalah nama yang telah kupikirkan sejak permulaan semuanya ini dan aku nyaris memakainya di EP. Sejujurnya, itu mungkin adalah sebuah rasa ketidaknyamanan dan ketidakinginan untuk memakainya. Aku merasa ada sesuatu di dalam diriku yang memaksa untuk mencari sebuah nama project yang merangkum akan seperti apa musiknya. Itu juga seperti sebuah kejujuran tentang musik yang kami buat.
Aku cenderung melihat pengalaman dari pembuatan album ini bersama dengan semua pengalaman dalam beberapa tahun ke belakang – pengalaman keluar dari major label dan berpindah di fase independent dalam karirku dan mencoba untuk mencari tau tentang digital media dan sosial dan semua hal yang telah menolakku. (tertawa) Jadi dengan hormat, itu terasa seperti keluar dari sebuah hal liar – yang abstrak. Jadi saat aku harus menamai sebuah project baru dan aku merasa itu akan menjadi namaku. Aku kemudian membaca beberapa jurnal yang kutulis. Ada sebuah jurnal yang kutulis saat kembali di Orange County, tentang memulai sebuah proses baru dan jurnal itu bernama “In The Wilderness”.

Annie Zaleski: “Kamu baru saja melalui 9 tahun paska transplantasi sel induk. Saat kamu melihat kembali dan memikirkan akan hal itu, apa pendapatmu?”
Andrew McMahon: “Ini merupakan hal yang menarik, aku sangat bersyukur aku mampu bertahan. Ini lucu, karena saat ini, aku bahkan tidak memikirkan sama sekali tentang transplantasi itu dan penyakit seperti aku memikirkan tentang hal-hal setalah kanker itu. Lebih dari segalanya, aku sangat bersyukur aku mampu bertahan. Bukan maksudnya tidak memikirkan semua pengalaman saat sakit – itu adalah saat yang melelahkan – tapi saat kamu sakit, kamu hanya perlu untuk menundukkan kepala dan melakukan apapun yang kamu bisa untuk sembuh. Itu adalah bagian yang akan kuingat, “Wow aku tidak percaya aku bisa melalui itu.” (tertawa).”

Annie Zaleski: “Aku membayangkan menjadi seorang ayah adalah sebuah berkat.”
Andrew McMahon: “Oh tentu saja, ini adalah hal yang sangat menarik, karena aku harus menyimpan spermaku sebelum aku dirawat, jadi seorang pemuda 22 tahun bertanggung jawab atas penciptaan kehidupan ini sebagai bagian dari perawatan IVF kami. Dalam sebuah momen yang aneh dan poetic, aku ingat berjalan bersama putriku, dan melihatnya lalu berpikir, “Wow, jika hal-hal itu tidak pernah terjadi, aku tidak akan di sini bersamanya.”. Itu memberiku perspektif baru. Saat aku melihat ke belakang dan bilang, “Akankah kamu melakukannya lagi?” atau “Jika seseorang mengatakan kepadamu kamu harus melalui ini, apakah kamu akan memilihnya?” dan aku akan bilang “Tentu tidak.”, tapi kemudian melihatnya dan melihat bagaimana kami di sini, itu mungkin adalah saat pertama aku akan bilang aku tidak akan merubah apa yang telah terjadi. Ini adalah sebuah berkat.

Untuk versi lengkap dari interview Andrew McMahon bersama Annie Zaleski, kalian dapat membacanya di sini AltPress

About The Author

Redaksi

Backstage Whisp (http://backstagewhisp.com/) adalah media online musik alternatif berbahasa Indonesia. Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami di [email protected]

Share
Tweet
+1