Paramore bukan hanya “That’s What You Get” atau “Still Into You”, lagu Paramore pun ternyata cukup banyak yang jarang dibicarakan walaupun memiliki kualitas yang baik.

Apa yang ada di pikiran kalian ketika ada seseorang menanyakan, “Apa lagu Paramore yang kamu ketahui?”. Mungkin tidak sedikit orang yang akan menjawabnya dengan lagu-lagu populer seperti “Misery Business”, “Playing God” atau lagu yang sering didengarkan saat orang sedang galau, “The Only Exception” atau “When It Rains”. Ada alasan kenapa lagu-lagu terebut menjadi lagu paling populer dari Paramore, namun jika kita mau menelaah diskografi mereka lebih lanjut, tak sedikit lagu lain yang memiliki kualitas sama baiknya tapi sangat jarang dibicarakan oleh orang-orang.

Sama seperti ketika Blink-182 merilis album baru mereka tahun lalu (Baca: 20 Lagu Blink-182 Yang Sering Dilupakan) Sebagai penyambutan terhadap album terbaru dan kelima dari Paramore berjudul After Laughter, kali ini tim redaksi sudah menyusun kumpulan lagu terbaik dari Paramore yang sangat jarang dibicarakan oleh orang-orang. Tim redaksi Backstage Whisp sudah mendengarkan seluruh materi dari Paramore sejak album pertama mereka All We Know Is Falling, sampai dengan album self titled terakhir mereka yang dirilis pada tahun 2013 lalu. Setelah mendengarkan lagu-lagu yang ada di diskografi mereka, time redaksi kemudian menyusun sepuluh lagu dari Paramore yang berkualitas namun kurang mendapatkan apresiasi yang semestinya. Selamat menikmati sajian ini.

 

1. Future (diambil dari Paramore, 2013)

Alasan pertama yang melatarbelakangi pemilihan lagu ini adalah keberanian Paramore untuk meninggalkan zona nyaman mereka dengan terang-terangan. Kalau dipikir, lagu ini bukanlah lagu yang seharusnya dimainkan oleh Paramore, namun mereka membuktikan bahwa Paramore adalah band yang bisa ditantang untuk mencoba sesuatu yang baru. Hasilnya adalah sebuah lagu yang sangat menarik, dibangun untuk mencapai tensi yang memuncak. Lagu Paramore yang ini seperti pesan Hayley Williams secara langsung kepada kalian bahwa masa depan itu masih ada, asalkan kita bisa terus melihat ke depan. Dengarkan dia guy, seriously.

 

2. Fences (diambil dari Riot!, 2007)

Berbicara mengenai album Riot!, orang akan terus membicarakan tentang “Misery Business” atau “Crushcrushcrush” dan sangat jarang membicarakan berlian seperti yang satu ini. Dibangun seperti sebuah pertunjukan kabaret, lagu ini justru terdengar seperti lagu di dalam diskografi milik Panic! At the Disco. Namun, bukan kemiripan dengan materi milik PAtD itu yang membuat lagu ini menarik, jika kita dengarkan secara seksama, mereka mengonsep lagu ini dengan sangat inovatif, bukan hanya mengitu pattern yang sudah tersedia bagi band pop punk pada masa itu (dan perlu diingat band ini masih sangat muda saat itu). Lagu “Fences” ini sendiri banyak dikatakan sebagai bentuk kritikan Paramore terhadap bintang-bintang muda Hollywood yang kehidupannya hancur karena gemerlapnya kehidupan mereka, well kami rasa makna dari lagu ini cukup terbuka juga.

 

3. Turn It Off (diambil dari Brand New Eyes, 2009)

Brand New Eyes memiliki banyak hartu karun tersembunyi yang terkadang kita lewatkan, lagu ini adalah salah satunya. “Turn It Off” memiliki tone yang sangat radio friendly, dengan intro yang luar biasa catcchy dan chorus yang menunjukkan kemampuan seorang Hayley Williams dalam mengambil nada tinggi dengan cara yang sangat khas. Oh ya jangan tinggalkan juga bagian outro dari lagu ini, walaupun jarang diperhatikan namun terdengar sangat rewarding untuk didengar secara mendalam. Selain tone yang menyenangkan, lagu ini juga memiliki arti yang dalam paling tidak untuk seorang Hayley Williams. Lagu Paramore berjudul “Turn It Off” berbicara tentang pembelajaran dari kegagalan, entah itu ketika mengalami kegagalan dalam bidang percintaan atau kegagalan dalam melakukan sesuatu.

 

4. Looking Up (diambil dari Brand New Eyes, 2009)

Salah satu berlian tak terasah lainnya dari album Brand New Eyes, lagu “Looking Up” adalah tipikal lagu uplifting, upbeat, dengan tujuan untuk mengangkatmu dari tempat kejatuhanmu. Tak hanya memiliki lirik yang bercerita mengenai semangat, lagu ini secara literal juga memiliki feel uplifting tadi itu. Siapa yang bisa menahan untuk tidak headbang (atau apa ya istilah yang cocok untuk musik pop punk) ketika Hayley Williams mulai menyanyikan bagian “Whoa oh oh oh” di bagian interlude itu. Ditambah dengan ketukan yang seperti hendak menyihirmu untuk terus menganggukan kepala, bagian ini adalah bagian kemenangan yang mereka sudah mereka bangun sejak bait pertama dimulai. Jadi maukah kalian mendengarkan Hayley Williams ketika dia meneriakkan bahwa “We’re just getting started.”?

 

5. Stop This Song (Love Sick Melody) (diambil dari The B-Sides, 2008)

Sangat jarang lagu ini dibicarakan karena memang lagu ini tidak masuk ke dalam album manapun dari Paramore. Namun, setelah kalian mendengarkan lagu ini apakah memiliki pikiran bahwa lagu ini memiliki potensi yang lumayan besar untuk dapat sukses secara komersial. Salah satu alasannya adalah perpindahan dari verse menuju chorus yang terdengar sangat lembut dan benar-benar membuat Hayley Williams bersinar dan tentu saja penutup dari lagu ini yang sayang sekali tidak mereka teruskan menjadi sebuah lagu lengkap (Mungkin lagu ini merupakan ide awal mereka mengenai lagu “Fences”.). “Stop This Song (Love Sick Melody)” sendiri becerita mengenai seseorang yang ingin berhenti menyukai sesuatu namun tidak memiliki kekuatan dalam melakukannya, cara Paramore dalam mengemas hal tersebut dalam lirik jenaka adalah poin plus yang patut diapresiasi.

 

6. (One of Those) Crazy Girls (diambil dari Paramore, 2013)

Album self titled mereka yang dirilis pada tahun 2013 memang memunculkan perdebatan, banyak fans Paramore lama yang kecewa karena Paramore bukan lagi band teen angst pop punk favorit mereka seperti yang dulu, bermertamorfosi menjadi sebuah band dengan repertoir musik yang lengkap. Lagu ini sendiri mengambil tema pop 90an, yang jamak ditemukan di lagu-lagu dari band seperti The Cranberries atau Sixpence None The Richer, sebuah lagu yang sejak lirik pertama sudah terdengar catchy dan bernyawa. Lagu ini bercerita tentang kandasnya sebuah hubungan yang mendorong seseorang menjadi gila karena sudah terlalu melekat dengan pasangan yang sebelumnya. Untung saja lagu ini masih terdengar cerah.

 

7. In The Mourning (diambil dari Singles Club, 2011)

Akui saja, kita tak pernah benar-benar menganggap EP yang mereka rilis di tahun 2011 ini secara serius. Hal itu sebenarnya menjadikan seluruh materi di EP ini menjadi underrated. Sebelum benar-benar melakukan evolusi pada musik mereka melalui album self titled di tahun 2013, sebenarnya Paramore sudah memberi bocoran akan seperti apa musik yang mereka mainkan di album mendatang melalui EP ini (dengar: “Monster”), walaupun lagu “In The Mourning” sendiri  justru malah terdengar tidak berada di tempat yang semestinya. Namun, itu sama sekali tiduk mengurangi nilai artistik yang ditawarkan oleh “In The Mourning”. Memiliki pengaruh dari musik country, Paramore menciptakan salah satu lagu paling sedih yang pernah mereka tulis dengan cerita yang berfokus kepada bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang dekat denganmu.

 

8. Franklin (diambil dari All We Know Is Falling, 2005)

Ketika mereka pertama kali menjejakkan kaki mereka di industri musik arus pinggir, Paramore tak kebal dengan sound yang populer di masa itu sehingga tak aneh jika mereka memasukkan pengaruh tesebut ke dalam materi penulisan mereka. Lagu berjudul “Franklin” adalah salah satu lagu yang sangat jarang sekali dibicarakan oleh orang-orang, entah karena lagu ini muncul terlalu cepat atau tertutup oleh popularitas “Pressure” yang dianggap sebagai lagu utama di album debut mereka All We Know Is Falling. Jika kita melihat zaman itu, sebenarnya lagu ini bisa saja menjadi salah satu lagu antemik yang lahir dari album awal Paramore. Di masa itu, format akustik yang dibangun untuk mencapai klimaks melalui deruan distorsi cukup lazim dilakukan (dengar: “Your Guardian Angel” – The Red Jumpsuit Apparatus atau “Straightjacket Feeling” – The All-American Rejects).

 

9. Last Hope (diambil dari Paramore, 2013)

Oke, mengenai apakah lagu ini termasuk lagu Paramore yang jarang dibicarakan atau tidak itu memang masih bisa diperdebatkan. Namun, satu hal yang perlu digarisbawahi, banyak pendengar Paramore yang mulai menyadari bahwa lagu ini sangat bagus ketika mereka mendengarkan versi live dari lagu ini dan satu lagi, bahwa lagu ini tak pernah didorong untuk menjadi lagu paling populer dari album self-titled mereka dibandingkan lagu seperti “Still Into You” atau “Ain’t It Fun”. Lagu “Last Hope” sendiri adalah sebuah lagu yang terdengar mahal, memang benar jika lagu ini baru akan menampakkan sihirnya ketika dimainkan secara langsung. Bercerita mengenai pentingnya memiliki harapan agar seseorang bisa terus melangkah ke depan, ya sepertinya Hayley memang seorang yang cukup piawai dalam menangkap apa yang penting untuk disampaikan ketika menulis lagu.

 

10. Grow Up (diambil dari Paramore, 2013)

Penutup dari daftar lagu Paramore yang sering dilupakan dan jarang dibicarakan adalah lagu yang diambil dari album self titled mereka, “Grow Up”. Ini adalah sebuah lagu yang funky dan bisa menyeretmu untuk langsung terpikat. Dengan layer gitar yang tak kalah apik, Hayley Williams menyuarakan lirik yang sangat catchy namun memiliki konten dalam. Mungkin kalian pernah merasa jemu dengan yang terjadi dalam kehidupan kalian sekarang ini dan ingin move on dari keadaan yang sekarang? Lagu ini bisa menjadi mars perjuangan kalian dalam menggapai kehidupan yang baru.

 

Sepuluh lagu di atas merupakan lagu-lagu dari Paramore yang cukup jarang dibicarakan oleh orang lain. Meskipun bukan termasuk lagu hits yang diputar di radio-radio, lagu di atas ini boleh dikatakan sebagai bagian terbaik dari diskografi Paramore yang ekspanding dan menyimpan banyak harta karun. Adakah lagu Paramore yang kalian sukai namun tidak terdapat dalam daftar kumpulan lagu ini? Jangan sungkan untuk beritahu kami melalui kolom komentar di bawah ini ya 🙂

Album terbaru Paramore, After Laughter dirilis pada 12 Mei 2017 melalui Fueled By Ramen. Terus baca Backstage Whisp untuk ulasan dan berita musik terbaru.

About The Author

Redaksi

Backstage Whisp (http://backstagewhisp.com/) adalah media online musik alternatif berbahasa Indonesia. Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami di [email protected]

Share
Tweet
+1